Sunday, 5 October 2014

Tagged under: , ,

Menantikan Gerhana Bulan Total Sembari Berkurban

Kurban menurut bahasa arab قربن, transliterasi: Qurban), atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan. Sedangkan ritual kurban adalah salah satu ritual ibadah pemeluk agama islam, dimana dilakukan penyembelihan binatang ternak untuk dipersembahkan kepada Allah. Ritual kurban dilakukan pada bulan dzulhijjah pada penanggalan Islam, yakni pada tanggal 10 (hari nahar) dan 11,12 dan 13 (hari tasyrik) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

Mayoritas ulama dari kalangan sahabat tabi'in tabiut tabi’in, dan fuqaha (ahli fiqh) menyatakan bahwa hukum kurban adalah sunnah muakkadah (utama), dan tidak ada seorangpun yang menyatakan wajib, kecuali Abu Hanifah (tabi’in). Ibnu Hazm menyatakan: “Tidak ada seorang sahabat Nabi pun yang menyatakan bahwa kurban itu wajib.

Syarat dan ketentuan pembagian daging kurban adalah sebagai berikut :

  • Orang yang berkurban harus mampu menyediakan hewan sembelihan dengan cara halal tanpa berutang.
  • Kurban harus binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, atau biri-biri.
  • Binatang yang akan disembelih tidak memiliki cacat, tidak buta, tidak pincang, tidak sakit, dan kuping serta ekor harus utuh.
  • Hewan kurban telah cukup umur, yaitu unta berumur 5 tahun atau lebih, sapi atau kerbau telah berumur 2 tahun, dan domba atau kambing berumur lebih dari 1 tahun.
  • Orang yang melakukan kurban hendaklah yang merdeka (bukan budak), baligh, dan berakal.
  • Daging hewan kurban dibagi tiga, 1/3 untuk dimakan oleh yang berkurban, 1/3 disedekahkan, dan 1/3 bagian dihadiahkan kepada orang lain.
yapsss itu adalah sedikit pembahasan tentang Berkurban, ok sekarang kembali ketopik pembahasan yak, kali ini saya akan share tentang fenomena alam yang wajib kita lihat keindahannya, Gerhana Bulan Total yak kiranya seperti itu, langsung saja baca yak...

Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°[1], maka tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana Matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.

Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.

Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.

Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).

Lalu kapan gerhana bulan total yang akan tiba dibulan ini?

duh yang udah pada penasaran, iya deh aku kasih tau nih, tapi bayar duluuu,,,,, hkhkhkhkh
becanda sob,,,,, langsung saja baca nih infonya.

Diprediksi pada tahun 2014 akan terjadi 4 Gerhana, diantaranya 2 Gerhana Bulan, dan 2 Gerhana Matahari. Tapi hanya satu gerhana saja yang bisa disaksikan diseluruh Indonesia yakni "Gerhana Bulan Total" 8 Oktober 2014. Berikut tanggal terjadinya gerhana:

  •  8 Oktober 2014, Gerhana Bulan Total

Inilah kesempatan yang terbaik bagi warga Indonesia untuk menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total. Karena wilayah dari sabang sampai merauke bisa menyaksikan fenomena ini. Untuk wilayah paling timur merupakan pengamatan terbaik karena bisa menyaksikan Gerhana Total keseluruhan prosesnya, sedangkan Indonesia tengah bisa disaksikan mulai gerhana bulan sebagiannya saat bulan terbit, dan untuk Indonesia barat Bulan akan terbit sudah masuk fase Total. Dan pada waktu itu bulan akan seperti warna merah darah.

Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014 dimulai dengan Bulan memasuki kawasan Penumbra pada jam 15:16 wib pertanda tahap gerhana Bulan Penumbra dimulai, 59 menit kemudian disusul Bulan mulai memasuki kawasan Umbra Bumi pada jam 16:15 wib, dan seluruh permukaan Bulan memasuki Umbra Bumi pertanda momen Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014 dimulai pada jam 17:25 wib, pertengahan Gerhana Bulan Total jam 17:55 wib, kemudian momen Gerhana Bulan Total berakhir jam 18: 24 wib, Bulan meninggalkan Umbra Bumi jam 19:34 wib dan Bulan meninggalkan kawasan Penumbra pada jam 20:34 wib. Jadi momen Gerhana Bulan Total berlangsung 59 menit. Pada momen gerhana Penumbra sangat sulit dibedakan antara Bulan Purnama dengan Bulan dalam kawasanan Penumbra Bumi, yang sebenarnya sorot cahaya Matahari ke permukaan Bulan berkurang, tidak 100% seperti sorot cahaya Matahari ke permukaan Bulan pada fase Bulan Purnama.

Momen Gerhana Bulan Total dapat disaksikan hampir di seluruh wilayah Indonesia, kecuali di Banda Aceh. Hampir di seluruh wilayah Indonesia Bulan terbit sebelum momen Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014 berakhir, kecuali di Aceh, bulan terbit di Aceh setelah Gerhana Bulan Total berakhir, namun masih bisa menyaksikan momen akhir gerhana Bulan Sebagian. Di seluruh wilayah Indonesia, Bulan terbit dalam keadaan gerhana, namun tidak ada yang bisa menyaksikan seluruh momen Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014 dari sejak Bulan mulai memasuki kawasan Penumbra maupun Umbra Bumi. Di Sorong dan Jayapura, Bulan terbit ketika Bulan sudah berada di kawasan Penumbra Bumi, di kedua tempat ini dapat menyaksikan paling banyak momen gerhana Bulan 8 Oktober 2014. Di Sumatera umumnya orang menyaksikan gerhana dari pertengahan gerhana bulan total 17:55 wib hingga gerhana bulan berakhir 20:34 wib. Di kota – kota Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Kupang, Mataram, Denpasar dan Surabaya dapat menyaksikan seluruh momen GBT 8 Oktober 2014 yang akan berlangsung selama 59 menit tersebut, sejak 17:25 wib hingga jam 18:24 wib.

Nah dah tau kan kapan dan jam berapa untuk menikmati Gerhana Bulan Total tersebut, jangan lupa siapkan cemilan yak, ajak pacar, gebetan, temen, keluarga atau siapa aja untuk menikmati momen yang menagjubkan ini,,,,,hehehe

oiya jangan lupa berdoa juga, semoga langit cerah saat terjadinya Gerhana Bulan Total ntar kalo mendung gag jadi liat Gerhana Bulan Total dah,,, hkhkhkhkh







4 comments:

  1. thanks info nya menarik dan bermanfaat
    serta menambah wawasan sekaligus pengetahuan
    share terus info menarik lainnya

    ReplyDelete
  2. bagus sekali info nya sangat bagus info nya saya suka

    ReplyDelete
  3. mantap sekali info yang sangat di share
    terimakasih atas info nya

    ReplyDelete

Budayakan Berkomentar,,,, karena dengan berkomentar kita aka saling mengenal dan mungkin mampu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang belum terpecahkan dalam pemikiran kita....
Untuk kalian yang belum mempunyai akun GOOGLE / WORDPRESS / OPEN ID atau yang lainnya tapi ingin berkomentar pada postingan ini silahkan pilih "NAME/URL" pada kolom "Beri Komentar Sebagai", untuk URL kalian bisa memasukkan url / alamat facebook/twitter,,, contoh : http://www.facebook.com/nama_facebok
Terimakasih...... Admin